Perbesar gambar ↗PAHAMI LEWAT GAMBAR
Sulit tidur juga perlu dipahami.
Sulit mulai tidur, terbangun lama, dan tidur yang tidak memulihkan dapat terasa berbeda bagi setiap orang. Ceritakan pola yang paling sering Anda alami.
JANGAN DISAMAKAN
Insomnia dan sleep apnea:
berbeda, bisa bersamaan.
Seseorang dapat mudah tertidur tetapi mengalami OSA. Orang lain dapat mengalami insomnia sekaligus OSA; kondisi bersamaan ini dikenal sebagai COMISA.
| Yang dibandingkan | Insomnia | Sleep apnea obstruktif / OSA |
|---|---|---|
| Keluhan utama | Sulit mulai tidur, mempertahankan tidur, atau bangun terlalu dini meski ada kesempatan tidur. | Aliran napas berulang kali terganggu karena jalan napas menyempit atau tertutup saat tidur. |
| Yang perlu diceritakan | Jadwal tidur, kekhawatiran menjelang tidur, obat, dan dampak siang hari. | Ngorok, jeda napas yang disaksikan pasangan, terbangun tersedak, dan kantuk. |
| Evaluasi | Wawancara dan catatan tidur; tes tambahan bila ada indikasi. | Penilaian klinis dan pemeriksaan tidur yang dipilih dokter. |
| Pilihan penanganan | CBT-I sering menjadi pilihan awal untuk insomnia kronis; terapi lain mengikuti evaluasi. | CPAP/PAP atau pilihan lain sesuai diagnosis, tingkat keparahan, dan kondisi pasien. |
- NIH — Gejala sleep apnea
- NIH — Penyebab dan faktor risiko
- NIH — Penanganan insomnia dan CBT-I
- AASM — Pemilihan pemeriksaan tidur di rumah
- American Thoracic Society — STOP-Bang
Informasi edukatif, diperbarui 5 November 2026. Penilaian dan keputusan klinis dilakukan oleh tenaga kesehatan yang merawat Anda.
